Sabtu, 15 September 2018

Tiga musim sudah dihabiskan Mario Mandzukic di Juventus, dan rasa cintanya

Tiga musim sudah dihabiskan Mario Mandzukic di Juventus, dan rasa cintanya
Judi Bola - Tiga musim sudah dihabiskan Mario Mandzukic di Juventus, dan rasa cintanya kepada klub kini begitu kuat. Ternyata, Bianconeri juga punya andil dalam kesuksesan sang penyerang mencapai babak final Piala Dunia 2018 bersama Kroasia.

Mandzukic tiba di Turin pada tahun 2015 lalu, setelah dirinya diboyong dari Atletico Madrid dengan bandrol 19 juta euro. Tak perlu waktu lama baginya untuk mencuri satu posisi inti dalam skuat asuhan Massimiliano Allegri tersebut.


Walaupun Bianconeri mendatangkan Gonzalo Higuain setahun setelahnya, Mandzukic tetap masuk dalam rencana Allegri. Ia bahkan bertransformasi dari seorang striker haus gol menjadi penyerang sayap yang tangguh.

Fleksibilitas serta gol-gol penting yang ia ciptakan tidak hanya memikat Allegri, tetapi juga para penggemar Juventus. Tak ada sedikit pun ungkapan kemarahan serta kritikan walaupun tidak banyak gol yang ia ciptakan setiap musimnya.

Mandzukic pun merasakan hal yang sama terhadap klub serta para penggemarnya. Hal itu diungkapkan langsung sang agen, Ivan Cvjetkovic, kepada Calciomercato.com beberapa waktu lalu.

"Saat Mario tiba di Turin, dia pastinya merasa bangga bisa mengenakan seragam itu, tetapi mungkin pada saat itu ia merasakannya sebagai sebuah langkah dalam karirnya,"

0 komentar: